Sabtu, 10 Juni 2017

Rangkain Pengusir tikus

Rangkaian Pengusir tikus

komponen yang diperlukan untuk membuat rangkaian ini jumlahnya sangat terbatas, kira-kira kurang dari 10 komponen. Jadi bisa dipastikan bahwa estimasi harga yang diperlukan untuk membuat rangkaian ini kurang dari 50 ribu rupiah. Sangat cocok untuk pemula yang ingin praktek membuat sebuah rangkaian elektronika.
Komponen yang dibutuhkan adalah komponen dasar seperti resistor, kapasitor, transistor, IC 555, dan output berupa speaker. Jadi speaker inilah yang nantinya dapat mengeluarkan suara ultrasonik dengan sweep 50 Hz. Suara tersebut merupakan suara yang dibenci tikus, sehingga tikus tidak akan berani mendekat.
Anda tak perlu kawatir karena suara tersebut tak akan mengganggu tidur anda. Suara ini akan terasa bising di telinga tikus, namun tidak bagi manusia, berikut ini adalah skema rangkaian elektronika pengusir tikus sederhana yang bisa anda coba buat dan praktekkan di rumah.


Gambar Skema Rangkain Alat Pengusir Tikus
Analisa rangkain tiap komponen :
1.      Resistor
 Fungsi komponen resistor untuk membatasi atau menghambat arus listrik yang ada di rangkaian alat pengusir tikus dan resistor mempunyai kegunaan atau fungsi lainnya, diantara nya adalah sebagai berikut    :
·           Sebagai pembagi arus
·           Sebagai pembagi tegangan
·           Sebagai penurun tegangan
·           Sebagai penghambat arus listrik
·           Menghambat arus listrik
·           Pengatur volume (potensiometer)
·           Pengatur kecepatan motor (rheostat)




2.        Kapasitor
Fungsi komponen kapasitor ini adalah sebagai berikut :
·           Sebagai Penyimpan arus atau tegangan listrik
·           Sebagai Konduktor yang dapat melewatkan arus AC (Alternating Current)
·           Sebagai Isolator yang menghambat arus DC (Direct Current)
·           Sebagai Filter dalam Rangkaian Power Supply (Catu Daya)
·           Sebagai Kopling
·           Sebagai Pembangkit Frekuensi dalam Rangkaian Osilator
·           Sebagai Penggeser Fasa
·           Sebagai Pemilih Gelombang Frekuensi (Kapasitor Variabel yang digabungkan dengan Spul Antena dan Osilator)


3.       Transistor
Fungsi komponen transistor ini adalah sebagai berikut :
·         Sebagai sebuah penguat (amplifier).
·         Sirkuit pemutus dan penyambung (switching).
·         Stabilisasi tegangan (stabilisator).
·         Sebagai perata arus.
·         Menahan sebagian arus.
·         Menguatkan arus.
·         Membangkitkan frekuensi rendah maupun tinggi.
·         Modulasi sinyal dan berbagai fungsi lainnya.

4.      IC 555
Fungsi komponen IC 555 ini untuk timer dan pulse generator
Susunan dan fungsi  pin yang ada di IC 555
  • Pin 1 : GROUND : Menghubungkan ke tegangan 0V.
  • Pin 2 : TRIGGER : Mendeteksi 1/3 dari tegangan Sumber (Vcc) untuk membuat output menjadi berlogika HIGH. Pin 2 memiliki kontrol atas pin 6. Jika pin 2 berlogika LOW, dan pin 6 LOW, keluaran akan tetap berlogika HIGH. Jika pin 6 berlogika HIGH, dan pin 2 berlogika LOW, output akan berlogika LOW. Pada saat pin 2 berlogika LOW, pin ini memiliki impedansi yang sangat tinggi (sekitar 10 Mega Ohm) dan akan memberi Trigger sekitar 1uA.
  • Pin 3 : OUTPUT : (Pins 3 dan 7 dinamakan "in Phase") Berlogika HIGH minimal sekitar 2 Volt dan berlogika LOW sekitar 0.5 Volt kurang dari 0 Volt. Dan akan mengeluarkan arus sapai dengan 200 mA.
  • Pin 4 : RESET : Pada Internal IC terhubung HIGH melalui 100 K Ohm. Harus diambil di bawah 0.8 Volt untuk me-reset chip.
  • Pin 5 : CONTROL : Sebuah tegangan diterapkan pada pin ini akan bervariasi waktu jaringan RC (cukup jauh).
  • Pin 6 : THRESHOLD : Mendeteksi 2/3 dari tegangan Sumber (Vcc) untuk membuat output berlogika LOW apabila pin 2 berlogika HIGH. Pin ini memiliki impedansi yang sangat tinggi (sekitar 10 Mega Ohm) dan akan memberi Trigger sekitar 1uA.
  • Pin 7 : DISCHARGE : Akan berlogika LOW ketika pin 6 mendeteksi 2/3 tegangan Sumber (Vcc) tapi pin 2 harus berlogika HIGH. Jika pin 2 Berlogika HIGH, pin 6 berlogika HIGH atau LOW, maka pin 7 tetap berlogika LOW. Akan berlogika HIGH dan tetap berlogika HIGH pada saat pin 2 mendeteksi 1/3 tegangan Sumber (Vcc) (bahkan sebagai pulsa LOW) ketika pin 6 berlogika LOW. (Pins 7 dan 3 dinamakan "in Phase") Pin 7 adalah sama dengan pin 3 tapi pin 7 tidak berlogika HIGH. Tapi ia akan berlogika LOW dan akan kehilangan arus sekitar 200 mA. Anda dapat menghubungkan pin 7 ke pin 3 untuk mendapatkan kemampuan SINK sedikit lebih baik dari IC.
  • Pin 8 : SUPPLY : Terhubung ke tegangan Sumber (Vcc) positif.
5.      Buzzer
Fungsi komponen Buzzer ini hanya untuk mengubah getaran listrik menjadi getaran suara

Analisa cara kerja rangkaian :
Sebenarnya prinsip kerja dari rangkaian elektronika pengusir tikus, akan mengeluarkan getaran elektronik sebesar 50kHz. Getaran elektronik sebesar itu sangat mempengaruhi sistem pendengaran tikus Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa tikus tersebut sangat mengganggu saat berada dalam rumah.


Daftar Pusaka : http://rangkaianelektronika.info/rangkaian-pengusir-tikus/
                          http://belajarelektronika.net/rangkaian-elektronika-pengusir-tikus/
                          

Senin, 10 April 2017

Tugas 2 Softskill

Tugas 2 Softskill

Faktor Manusia
Sistem komputer terdiri dari 3 aspek, seperti perangkat keras, perangkat lunak dan manusia. Ketiga aspek ini harus bekerja sama agar sistem komputer tersebut dapat bekerja dengan sempurna. Itu berati bahwa untuk dapat merancang sebuah sistem interaksi manusia dan komputer yang lebih baik. Perancang tidak saja harus mengetahui aspek teknis dari sistem komputer tetapi juga harus mengerti bagaimana manusia mengolah dan menerima informasi dari komputer tersebut
Saluran masukan utama pada manusia terletak pada panca indra. Dari saluran ini manuisa bisa menerima informasi dari koomputer. Semua informasi yang di dapat akan di proses dan di olah di dalam memori hingga menghasilkan suatu keluaran yang sesuai dengan informasi yang di terima. Saluran input pada manusia terdiri dari :
    1.  Mata, berfungsi untuk melihat
    2. Telinga berfungsi untuk mendengar
    3. Hidung berfungsi  untuk membedakan mau
    4. Lidah sebagai indra perasa
    5. Kulit yang membungkus tubuh manusia

Adapun output pada manusia adalah :
  1.   Jari-jari tangan
  2.   Mata
  3.  Suara
Pengelihatan didapat dari mata. Dengan memiliki pengelihatan yang baik maka manusia dapat eikmati berbagai keindahan dan bisa membedakan informasi yang dilihat untuk di prosek lebih lanjut. Beberapa ahli berpendapat bahwa mata manusia digunakan untuk menghasilkan persepsi yang terorganisasi terhadap gerakan, ukuran, bentuk, jarak, posisi relatif, tekstur dan warna
Ada dua langkah yang dilakukan manusia setelah menerima informasi :

1       1. Menerima informasi dari dunia luar
2       2. Memproses dari menginterpretasikan informasi yang diterimanya

Manusia mempurnayi jarak pandang dan ukuran oobjek pandang yang terbatas.. ukuran dan kedalaman pandang manusia mengindikasikan seberapa banyak area dari objek pandang yang tertangkap yang berhubungan dengan ukuran dan jarak. Ketajaman pandangan juga dipengaruhi oleh kecemerlangan cahaya , dengan semakin besarnya kejelasan sebagai mana halnya dengan kekeruhan pandangan dengan banyaknya kedip yang terjadi.

Membaca merupakan suatu topik yang sangat kompleks. Dengan membaca akan timbul suatu persepsi untuk mengambil suatu kesimpulan. Membaca melibatkan saccades dan fixation. Normalnya akan terjadi 3-5 pada setiap bari yang dibaca

Mendengar merupaka suatu proses penting yang dimiliki oleh manusia. Bagaimana kita bisa membuktikan bahwa pendengaran bisa merespon otak kita. Otak bisa mengindentifikasi suara-suara tersebut. Seperti dari mana suara itu berasal dari mana arah datangnya, dan bagaimana nadanya. Serta apa maksud.

Suara diakibatkan oleh getaran getaran yang memiliki gelombang. Sentuhan juga merupakan persepsi haptik yang bisa merasakan apa apa yang di sentuh kita bisa mengetik huruf huruf yang ada di keyboard tanpa harus melihat keyboard. Karena kita tahu dimana jari jari harus di tempatkan, Gerakan mengandung dua hal penting yaitu kecepatan dan keakuratan.

Otak manusia memiliki memori, memori adalah proses kedua dari input yang masuk dari alat panca indra. Pada dasarnya memori besinergi dengan setiap langkah dari input yang dimasukan. Terdapat 2 jenis memori yaitu :
1       1. Sort term memory
2       2. Sensory memory
3       3. Longterm memory

Memori pada HCI. Pada interaksi manusia dan komputer. Memori digolangkan menjadi dua bagian. Yaitu  :

Internal memori atau memory yang dimiliki otak yang sudah kita pahami sebelumnya, eksnternal memory   adalah memory yang dimiliki komputer dimana memori di simpan di bagian luar atau storage komputer.

Belajar merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan memori jangka panjang adalah dengan belajar manusia bisa bisa pintar dan menguasai informasi dengan memelajari sesuatu yang tidak mereka ketahui. Setelah memelajari sesuatu secara bertahap informasi yang didapatkannya akan disimpat di dalam memori jangka panjang. Berpikir merupakan sesuatu yang dimilikai manusia untuk membedakan informasi, menyelesaikan maslah dan mempertimbangkan dengan kata lain berpikir merupakan suatu representasi pengetahuan. Setelah membaca, memiliki memori akan suatu hal dan belajar, kita dapat memecahkan masalah yang ada di sekitar kita begitu juga komputer dapat memecahkan masalah yang di terima dengan mencari solusi terbaik yang kita inginkan. Selain itu kita juga harus memiliki keterampilan untuk mencari solusi. Keterampilan di dapat dari latihan dan proses yang panjang dalam mencari solusi untuk memecahkan masalah.

Kesalahan dan model mental masih dapat erjadi pada seseorang yang terampil. Dapat pada terjadi  perubahan terhadap model mental pada suatu saat. Psikologi kongnitif dan desain sistem interakif dapat diterapkan pada aplikasi langsung. 

Senin, 13 Maret 2017

Interaksi Manusia dan Komputer

Interaksi Manusia dan Komputer

  Menurut saya, interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi agar mudah digunakan untuk manusia, sedangkan interaksi manusia dan komputer sendiri adalah serangkain proses atau dialog yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi oleh komputer secara interaktif untuk menyelesaikan tugas yang manusia inginkan dan ada interaksi antara satu atau lebih manusia dan satu atau lebih komputasi mesin agar komputer dapat diterima secara luas dan digunakan secara efektif, maka perlu dirancang secara baik


Sabtu, 07 Januari 2017

Rangkuman semua bab dari materi 1-12

Rangkuman semua bab dari materi 1-12

1.Pengenalan Manajemen
Pengertian Manajemen
Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
Pengertian menurut beberapa ahli:

Mary Parker Follet
berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi
.
Ricky W. Griffin 
mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan,  pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien.

Pengertian Proyek
Proyek adalah usaha sementara yang dilakukan untuk menghasilkan produk, layanan, atau hasil yang unik.Proyek berakhir ketika tujuannya tercapai, atau proyek telah diakhiri. Proyek bisa besar atau kecil dan memerlukan waktu singkat atau lama untuk diselesaikan

Manajemen Poyek
Manajemen proyek adalah sebuah disiplin keilmuan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan (menjalankan serta pengendalian), untuk dapat mencapai tujuan-tujuan proyek.

2. Konteks Manajemen Proyek dan TI

Sistem metodologi pengembangan (SDLC, membuat prototip, RAD, pembelian siklus hidup) yang dibahas di dalam chapter sebelumnya adalah suatu pendekatan untuk mencapai suatu solusi teknologi informasi. manajemen proyek adalah aplikasi dari metodologi ini dan pengetahuan lain, ketrampilan, perangkat, dan teknik untuk aktivitas proyek.
Meskipun proyek berubah-ubah menurut ukuran, ruang lingkup, durasi waktu, dan keunikan, beberapa proyek mengacu pada tiga karakteristik siklus hidup:
1. Tingginya risiko dan ketidak pastian saat memulai proyek tersebut.
2. Tingginya kemampuan dari pemegang saham untuk mempengaruhi keperluan produk dan biaya proyek saat memulai proyek tersebut.
3. Rendahnya biaya dan mutu yang disusun saat memulai proyek dan tingginya biaya akhir proyek ke depan, dan mereka menurun dengan cepat sebelum proyek tersebut berakhir.
Ahli manajemen proyek juga membedakan antara manajemen proyek dan manajemen program. Manajemen program secara khas mengacu pada suatu karya jangka panjang dalam menyusun berbagai proyek.
Dalam beberapa hal, “kantor program” mungkin dibentuk untuk memastikan bahwa proyek individu dikoordinir dengan proyek lain yang sedang dilaksanakan di dalam organisasi yang sama, seperti halnya meyakinkan keuangan dan sumber daya manusia mempengaruhi program secara keseluruhan.
Manajemen proyek TI mengendalikan tiga aspek dari proyek TI yakni produk yang dihasilkan, waktu, dan biaya. 

3. Grup proses manajemen proyek
Dalam sebuah manajemen proyek terdapat sejumlah proses yang saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Dan tiap-tiap proses tersebut membentuk suatu grup proses. Dalam Manajemen proyek terdapat 5 grup proses :

a. Inisiasi

Merupakan tahap awal kegiatan proyek sejak sebuah proyek disepakati untuk dikerjakan. Pada tahap ini, permasalahan yang ingin diselesaikan akan diidentifiasi. Beberapa pilihan solusi untuk menyelesaikan permasalahan juga didefinisikan.Sebuah studi kelayakan dapat dilakukan untuk memilih sebuah solusi yang memiliki kemungkinan terbesar untuk direkomendasikan sebagai solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan. Ketika sebuah solusi telah ditetapkan, maka seorang manajer proyek akan ditunjuk sehingga tim proyek dapat dibentuk dan berakhir ketika manajer proyek diberikan otoritas juga petunjuk untuk memulai perencanaan.


b. Perencanaan Proyek
Mendefinisikan dan merinci tujuan proyek, serta merencanakan aktivitas aktivitas yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan proyek itu sendiri dan sesuai batasan yang telah disepakati. Sebuah kerangka gagasan – gagasan dalam menjalankan sebuah manajemen proyek dan demi mensukseskan apa yang menjadi tujuan manajemen proyek itu dibuat. Eksekusi Proyek dan Pengawasan Proyek

c. Eksekusi
Sebuah rencana eksekusi suatu proyek sangat erat kaitannya dengan estimasi biaya, dimana keduanya saling bergantung dan tidak akan terpenuhi keduanya secara total jika satu diantara keduanya tidak terselesaikan. Biasanya manager suatu proyek tidak terikat secara langsung dalam sebuah jadwal yang kompleks dari sebuah proyek apalagi jika itu adalah sebuah proyek yang berskala besar.Tapi yang harus disadari seorang manajer proyek harus memastikan bahwa proyek harus berjalan apapun hambatan yang mungkin dihadapi.


d. Kontrol

Mengukur dan memonitor secara berkala kemajuan proyek serta mengidentifikasi adanya penyelewengan pelaksanaan dari rencana yang sudah dibuat sebelumnya.


e. Akhir

Melakukan formalisasi hasil proyek berupa barang atau jasa yang dihasilkan dari proyek.

4.Proyek Manajemen Intgrasi
Manajemen Integrasi Proyek mencakup proses-proses yang diperlukan untuk memastikan bahwa berbagai elemen dari proyek dikoordinasikan dengan benar. Ini meliputi membuat pilihan antara tujuan dan alternatif  untuk memenuhi atau melampaui kebutuhan dan harapan stakeholder. Sementara semua proses manajemen proyek yang integratif sampai batas tertentu, proses yang dijelaskan dalam bab ini merupakan integratif yang utama.
mencakup proses-proses yang diperlukan untuk memastikan bahwa berbagai elemen dari proyek dikoordinasikan dengan benar. Sementara semua proses manajemen proyek yang integratif sampai batas tertentu, proses yang dijelaskan dalam bab ini merupakan integratif yang utama
 1. Pembangunan Rencana Proyek - mengintegrasikan dan mengkoordinasikan semua rencana proyek agar konsisten, dokumen yang jelas.
2. Pelaksanaan Rencana Proyek - melaksanakan rencana proyek dengan melakukan kegiatan  yang termasuk didalamnya.
3. Control Perubahan Terintegrasi - mengkoordinasikan perubahan di seluruh proyek.

5. Ruang Lingkup Manajemen

a.    Lingkungan Luar (Eksternal) terdiri dari :
Lingkungan Umum, meliputi ekonomi, politik, hukum, sosio cultural (budaya), teknologi, dimensi internasional (seperti globalisasi dan paham ekonomi), dan kondisi lingkungan alam.
Lingkungan Khusus (Tugas), meliputi pemilik (stockholder), customer, klien, pemasok (suplier), pesaing, suplai tenaga kerja, badan pemerintah, lembaga keuangan, media, dan serikat pekerja.


b.     Lingkungan Dalam (Internal) terdiri dari :


•    Manusia (specialized dan manajerial personal).
•    Financial (sumber, alokasi, dan contol dana).
•    Fisik (gedung, kantor, dll).
•    Sistem dan Teknologi.
•    Sistem Nilai dan Budaya Organisasi.

6. Manajemen waktu
Adalah kemampuan untuk mengalokasikan waktu dan sumber daya (yang terbatas) untuk mencapai tujuan yang kita kehendaki. Untuk dapat memanajemen waktu yang tepat, kita harus cermat dalam mengatur porsi baik untuk beribadah (untuk Tuhan), untuk diri sendiri, untuk bekerja, bahkan untuk kegiatan sosial yang lain.

Untuk mengatur waktu kita dapat menggunakan cara – cara berikut        :
1.      Buatlah rencana harian .
2.      Diawali dengan menentukan prioritas
a. Penting mendesak
b. Penting tidak mendesak
c.  Mendesak tidak penting
d. Tidak penting, tidak mendesak
3.      Batasi waktu setiap pekerjaan
4.      Gunakan kalender dan tulislah semua pekerjaan .
5.      Deadline.
6.      Belajar berkata tidak.
7.      Tentukan target lebih awal.
8.      Atur reminder sebelumnya .
9.      Fokus .

7. Manajemen Biaya
Manajemen Biaya adalah sistem yang didesain untuk menyediakan informasi bagi manajemen untuk pengidentifikasian peluang-peluang penyempurnaan, perencanaan strategi, dan pembuatan keputusan operasional mengenai pengadaan dan penggunaan sumber-sumber yang diperlukan oleh organisasi.

Sistem Manajemen Biaya Didasarkan Atas Beberapa Konsep Dasar
·         Konsep Nilai Tambah
·         Konsep Akuntansi Aktivitas
·         Konsep Biaya Target

Pentingnya Manajemen Informasi Dalam Perusahaan
Manajer bertanggung jawab untuk mengumpulkan data mentah dan memprosesnya menjadi informasi yang dapat digunakan. Ia harus memastikan bahwa orang yang ada dalam perusahaan akan dapat menerima informasi dengan bentuk yang tepat, pada saat yang tepat pula, sehingga informasi tersebut dapat digunakan untuk mendukung proses manajemen.

Macam-macam Biaya
1)      Biaya Bahan Baku Langsung dan Tidak Langsun
2)      Biaya Tenaga Kerja Langsung dan Tidak Langsung
3)      Biaya Tidak Langsung Lainnya
4)      Biaya Tetap dan Biaya Variabel
5)      Biaya per unit (unit cost) atau biasa disebut biaya rata-rata (average cost)

8. Manajemen Kualitas
Adalah sekumpulan kegiatan manajerial  seperti merencanakan kualitas, mengorganisasi kualitas, mengkoordinasi kualitas, mengendalikan dan mengevaluasi kualitas yang dilakukan oleh setiap fungsi manajemen yang ada dalam organisasi untuk meningkatkan kinerja dalam artian kualitas kerja. Sekumpulan kegiatan baru dapat dikatakan sebagai manajemen kualitas bila manajemen puncak menjadikan kualitas sebagai sasaran dalam rencana bisnis dan menjabarkannya dalam sasaran dan rencana tahunan yang tersosialisasi sampai tingkat pengambil tindakan.
Quality Planning
Berarti kemampuan untuk mengantisipasi situasi dan menyiapkan tindakan untuk membawa hasil yang diinginkan. Penting untuk mencegah cacat dengan:
·         Memilih bahan yang tepat.
·         Pelatihan dan mengindoktrinasi orang-orang dalam kualitas.
·          Perencanaan proses yang menjamin hasil yang sesuai.
Quality Assurance
Jaminan kualitas mencakup semua kegiatan yang berkaitan dengan memenuhi standar kualitas yang relevan untuk sebuah proyek.
Quality Control
Output utama quality control adalah:
·         Acceptance decisions
·         Rework

9. Manajemen Sumber Daya
Pengertian
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.

B.   Pentingnya Project Human Resource Management
·      Karena HRM merupakan divisi yang dibutuhkan oleh suatu organisasi dalam mengorganize  fungsi dari pada manajemen.
·      Sebagai alat strategi yang sangat penting, yaitu, HRM membantu organisasi agar tetap mempunyai keunggulan kompetitif.
·      Membantu untuk menguatkan. Maksudnya ialah Jika perform dari pada pelatihan pekerjaan tinggi maka akan meng-upgrade cara kerja dari individual masing-masing dan juga organisasi terkait.

C.     Keys to Managing People dan Motivasi
1)      Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja / Preparation and selection
·         Persiapan
·         Rekrutmen tenaga kerja / Recruitment
·         Seleksi tenaga kerja / Selection
2)      Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and evaluation
3)      Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and protection
4)      kompensasi
5)      Promosi, Pemindahan dan Pemisahan

10. Manajemen Komunikasi
Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggiatan dan Pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.
Selanjutnya Harbison dan Myers menggolongkan manajemen itu menjadi tiga tipe, yaitu:
·         Patrimonial Management
·         Political Management
·         Profesional Management

11. Manajemen Resiko
Manajemen resiko adalah suatu sistem pengawasan risiko dan perlindungan harta benda, hak milik dan keuntungan badan usaha atau perorangan atas kemungkinan timbulnya kerugian karena adanya suatu risiko. Proses pengelolaan risiko yang mencakup identifikasi, evaluasi dan pengendalian risiko yang dapat mengancam kelangsungan usaha atau aktivitas perusahaan.

Klasifikasi Risiko
·         Risiko yang dapat diukur dan risiko yang tidak dapat diukur
·         Risiko financial dan risiko non financial
·         Risiko statis dan risiko dinamis
·         Risiko fundamental dan risiko khusus
·         Risiko murni dan risiko spekulatif

12. Manajemen Pengadaan
Pengadaan adalah proses memperoleh barang ataupun jasa dari pihak di luar organisasi. Manajemen Pengadaan adalah proses –proses yang dilakukan untuk mendapatkan barang dan/atau jasa yang dibutuhkan sebuah proyek dari luar organisasi yang “didukungnya”
   
       Tahapan Manajemen Pengadaan
·         Perencanaan pembelanjaan dan pengadaan
·         Perencanaan kontrak kerja sama
·         Perencanaan pembelanjaan dan pengadaan
·         Perencanaan kontrak kerja sama
Pentingnya Outsource
·         Untuk mereduksi biaya
·         Agar organisasi dapat tetap fokus pada bisnis utamanya
·         Mempermudah akses keterampilan dan teknologi
·         Memberikan fleksibilitas

·         Meningkatkan akuntabilitas