Pengenalan Manajemen Proyek
Pengenalan Management Proyek
I. Dasar Dasar Mempelajari Management Proyek
1. Penelitian Standish Group menunjukkan 31,1% mengejutkan proyek akan dibatalkan sebelum mereka pernah mendapatkan selesai.
2. Studi yang dilakukan Standish Group (CHAOS) pada tahun 1995 menemukan bahwa hanya 16,2% dari proyek-proyek IT sukses dalam memenuhi scope, waktu, dan biaya yang diperkirakan.
3. Proyek-proyek IT mempunyai track record yang buruk
4. Lebih dari 31% dari proyek-proyek IT dibatalkan sebelum menyelesaikan, menyebabkan kerugian lebih dari $81 juta di U.S saja.
II. Pengertian Dan Penalaran Management Proyek
1. Pengertian Management
a. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
b. Mary Parker Follet berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
c. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien
2. Pengertian Proyek
a. Proyek adalah usaha sementara yang dilakukan untuk menghasilkan produk, layanan, atau hasil yang unik
b. Operasi adalah pekerjaan yang dilakukan untuk mempertahankan bisnis
c. Proyek berakhir ketika tujuannya tercapai, atau proyek telah diakhiri.
d. Proyek bisa besar atau kecil dan memerlukan waktu singkat atau lama untuk diselesaikan
— Jadi secara keselurhan Management Proyek dapat di artikan sebagai berikut Manajemen proyek adalah sebuah disiplin keilmuan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan (menjalankan serta pengendalian), untuk dapat mencapai tujuan-tujuan proyek.
III. Attribut Attribut Pada suatu Proyek
a. Memiliki tujuan unik,
b. Bersifat sementara,
c. Dikembangkan menggunakan elaborasi progresif,
d. Memerlukan sumberdaya, seringkali dari berbagai area,
e. Harus memiliki pelanggan atau sponsor utama.
i. Spronsor proyek biasanya menyediakan arahan dan dana untuk proyek.
f. Bersifat tak tentu.
IV. Stakeholder Proyek
Stakeholder adalah orang-orang yang terlibat atau dipengaruhi aktivitas-aktivitas proyek.
Stakeholder memiliki cakupan masing masing yaitu :
a. Sponsor proyek
b. Manajer proyek
c. Tim proyek
d. Staf pendukung
e. Pelanggan
f. Pengguna
g. Pemasok
V. Bidang Pengetauhan Suatu Management Proyek
Bidang bidang pengetahuan Management Proyek mencakupi aspek aspek berikut :
— Empat bidang pengetahuan inti mengarah kepada tujuan proyek spesifik (lingkup, waktu, biaya, dan mutu).
— Empat bidang pengetahuan yang merupakan alat pencapaian tujuan proyek (SDM, komunikasi, resiko, dan manajemen pengadaan).
— Satu bidang pengetahuan (manajemen integrasi proyek) mempengaruhi dan dipengaruhi oleh semua bidang pengetahuan lainnya.
Dengan sasaran sasaran sebagai berikut :
Sasaran lingkup (Scope Goals): Pekerjaan apa yang akan dilakukan?
Sasaran waktu (Time Goals): Berapa lama harus diselesaikan?
Sasaran biaya (Cost Goals): Berapa biayanya?
Tugas manajer proyek adalah untuk menyeimbangkan ketiga sasaran yang seringkali saling bersaing ini.
VI. Manfaat Management Proyek
Berikut ini adalah berbagai manfaat Menggunakan ilmu Management Proyek dalam mengerjakan suatu proyek yang vaild :
— Kendali yang lebih baik dalam finansial, fisik, dan SDM.
— Hubungan pelanggan yang lebih baik.
— Waktu pengembangan yang lebih singkat.
— Biaya yang lebih rendah.
— Mutu yang lebih baik dan kehandalan yang meningkat.
— Keuntungan yang lebih tinggi.
— Produktivitas meningkat.
— Moral pekerja yang lebih tinggi (berkurangnya tekanan).
VII. Alat dan Teknik pada Management Suatu proyek
Untuk mendukung management suatu proyek di perlukan alat alat dan berbagai macam teknik perencanaan yang meliputi aspek :
1. Analisis waktu, bagan Gantt, dan diagram network
2. Perkiraan ruang lingkup
VIII. Faktor Faktor Keberhasilan Suatu Proyek
Dalam pengerjaan suatu Proyek kita harus melihat suatu parameter yang meliputi aspek aspek yang wajib terpenuhi
1. Dukungan eksekutif
2. Keterlibatan pengguna
3. Manajer proyek berpengalaman
4. Tujuan bisnis yang jelas
5. Lingkup yang diminimalisasi
6. Infrastruktur perangkat lunak standar
7. Kebutuhan dasar yang mantap
8. Metodologi formal
9. Estimasi yang handal
10. Kriteria lain , seperti milestones, perencanaan yang tepat, staf yang kompeten, dan kepemilikan
Sumber Sumber :
dan ini video persentasi saya dan kelompok saya