Minggu, 11 Oktober 2015

makalah virtual machine


Virtual Machine





















Nama: Ahya alif
Npm: 20114627
Kelas: 2kb04
Universitas Gunadarma








Bab I….                 Pendahuluan
Bab II …               Pembahasan
Bab III…               Kegunaan Software Virtual Machine
Bab IV…                Jenis Jenis Virtual Machine
Bab V…                 Struktur Virtual Machine
Bab VI….               Penutup































BAB I
Pendahuluan
Makalah ini bertujuan untuk mengenal apa itu Virtual machine serta pemahaman dalam jenis serta fungsi dari virtual nmachine dalam dunia computer. Mesin virtual pada mulanya didefinisikan oleh Gerard J. Popek dan Robert P. Goldberg pada tahun 1974 sebagai sebuah duplikat yang efisien dan terisolasi dari suatu mesin asli. Pada masa sekarang ini, mesin-mesin virtual dapat mensimulasikan perangkat keras walaupun tidak ada perangkat keras aslinya sama sekali.































BABII
pembahasan

Mesin virtual pada mulanya didefinisikan oleh Gerard J. Popek dan Robert P. Goldberg pada tahun 1974 sebagai sebuah duplikat yang efisien dan terisolasi dari suatu mesin asli. Pada masa sekarang ini, mesin-mesin virtual dapat mensimulasikan perangkat keras walaupun tidak ada perangkat keras aslinya sama sekali.
Contohnya adalah program yang ditulis dalam bahasa Java akan dilayani oleh Java Virtual Machine (JVM) dengan cara memberikan perintah-perintah yang dimengerti JVM yang selanjutnya akan memberikan hasil yang diharapkan. Dengan memberikan layanan seperti ini kepada program tersebut, perangkat lunak JVM ini berlaku sebagai sebuah "mesin virtual", sehingga program tidak lagi perlu untuk mengakses langsung melalui sistem operasi ataupun perangkat keras yang sangat bervariasi dan memerlukan pemrograman masing-masing secara spesifik.


Mesin virtual terdiri dari dua kategori besar, dipisahkan menurut cara penggunaan dan tingkat keterhubungannya dengan mesin-mesin aslinya. Sebuah mesin virtual sistem adalah perangkat yang berupa platform sistem yang lengkap dan dapat menjalankan sebuah sistem operasi yang lengkap. Sebaliknya, mesin virtual proses didesain untuk menjalankan sebuah program komputertertentu (tunggal), yang berarti mesin virtual ini mendukung proses tertentu juga. Karakteristik mendasar dari sebuah mesin virtual adalah batasan-batasan bagi perangkat lunak yang berjalan di dalam mesin tersebut, sumber daya yang dibatasi, dan tidak dapat mengakses ke luar tembok batasan dunia maya itu.




BAB III
Kegunaan Software Virtual Machine?
Banyak sekali kegunaan dari software virtual machine diantaranya, kamu dapat mencoba atau menginstall software yang kurang terpercaya. Atau kamu omp menggunakan software virtual machine untuk mencoba omput operasi baru. Software yang diinstall di software virtual machine tidak akan mempengaruhi omputer asli, jadi jika omputer virtual yang kamu bangun dengan software virtual machine terkena virus atau rusak karena registry, corrupt dan sebagainya tidak akan mempengaruihi omputer asli kamu. Disinilah keuntungan menggunakan software virtual machine. Apapun yang kamu lakukan di software virtual machine tidak akan mempengarui omputer asli.



















BAB IV
Jenis-jenis Virtual Machine
Secara umum terdapat dua jenis virtual machine, yaitu:
1.     Virtual Machine Aplikasi, adalah jenis virtual machine yang dapat menjalankan aplikasi di atas sistem operasi. Biasanya sering disebut sebagai middleware karena bekerja diantara sistem operasi dan aplikasi komputer. Contoh dari virtual machine ini adalah Java Virtual Machine dan Common Language Runtime.

a.  Java Virtual Machine ( JVM )
Java Virtual Machine atau JVM adalah jenis perangkat lunak virtual machine aplikasi untuk menjalankan program dalam kode instruksi Java. Java sendiri adalah bahasa komputer yang digunakan pada sistem platform Java, dimana memiliki jenis instruksi mesin yang berbeda dengan sistem komputer jenis PC atau yang lainnya. Oleh karena itu agar sebuah komputer dapat menjalankan sebuah program dalam bahasa Java, maka diperlukan JVM yang sering disebut sebagai middleware yang berfungsi untuk menterjemahkan instruksi Java (JVM instruction set) menjadi instruksi mesin pada komputer jenis tertentu.
Java Virtual Machine dalam nama lain disebut sebagai Java Runtime Environment (JRE), dikembangkan oleh Sun Microsystem untuk memperluas penggunaan bahasa Java pada platform komputer manapun. Oleh karena itu program yang dibuat dengan java dapat dijalankan pada banyak platform komputer maupun berbagai sistem operasi komputer. Dengan sistem emulasi instruksi ini, maka program java ini banyak sekali dipakai pada aplikasi--aplikasi di perangkat mobile, karena perangkat mobile saat ini sudah banyak yang sudah memiliki Java Virtual Machine.

b. Common Languange Runtime ( CLR )
Common Language Runtime (CLR) adalah jenis virtual machine aplikasi ditambah runtime library yang mendasari sistem .NET Framework. CLR dapat mengeneralisasi banyak bahasa komputer agar dapat dijalankan pada platform yang sama. Sampai saat ini sudah lebih dari 40 bahasa komputer yang sudah didukung pada sistem ini, yaitu seperti Visual Basic .NET, ASP .NET, Visual C#, Visual J#, Visual C++ .NET, Deplhi .NET, C++ Builder .NET, dll. Dengan sistem CLR ini, maka antara satu program dengan program lain yang berbeda bahasanya dapat saling berhubungan dan memanfaatkan library yang sama.
Common Language Runtime dikembangkan oleh Microsoft untuk mendukung sistem .NET Framework. Microsoft .NET Framework adalah platform perangkat lunak yang berfokus pada Rapid Application Development (RAD), Platform Independence, dan Network Transparency. Sistem ini mengdopsi platform Java dari Sun yang juga bersifat platform independence.

2.     Virtual Machine Sistem Operasi, adalah jenis virtual machine yang dapat menciptakan lingkungan sistem komputer atau sering disebut sebagai komputer virtual agar dapat menjalankan sistem operasi yang lain. Virtual machine ini sering disebut sebagai emulator, karena mengemulasi sistem operasi menjadi sebuah mesin virtual. Contoh dari virtual mesin ini adalah VMWare Workstation dan Microsoft Virtual PC.
a.    VMWare Workstation
VMWare Workstation adalah jenis perangkat lunak virtual machine sistem operasi yang dapat menjalankan beberapa jenis sistem operasi secara bersamaan dalam satu waktu. VMWare Workstation merupakan produk perangkat lunak komersial yang dikembangkan oleh EMC Corporation. Perangkat lunak ini merupakan virtual machine untuk komputer dengan platform Intel x86 atau sejenisnya.
Dengan cara menciptakan komputer virtual pada sebuah sistem komputer, maka sistem operasi yang lain dapat dijalankan pada komputer virtual tersebut. Setiap virtual komputer yang diciptakan dapat menjalankan sistemnya sendiri dan memiliki sistem operasi sendiri. Beberapa contoh sistem operasi yang didukung adalah Windows, Linux, Solaris, dan keluarga BSD. Jadi dengan perangkat lunak VMWare, maka sebuah komputer secara fisik dapat menjalan beberapa sistem operasi sekaligus secara bersamaan.
b.    Virtual PC
Virtual PC adalah jenis perangkat lunak virtual machine sistem operasi untuk Mac OS dan Windows. Pada awalnya virtual PC dikembangkan oleh Connectix kemudian turunannya diakuisisi oleh Microsoft. Virtual PC memvirtualkan komputer dengan standar PC dan semua komponen perangkat kerasnya. Dengan cara ini, maka virtual PC dapat menjalankan semua sistem operasi yang dimiliki oleh sebuah PC. Masing-masing sistem operasi yang berjalan pada sebuah perangkat komputer akan mengendalikan setiap komponen perangkat keras virtual, dan hanya satu sistem operasi utama yang mengendalikan perangkat keras fisik.
Versi pertama dari virtual PC dikembangkan untuk komputer jenis Macintosh dan dirilis pada Juni 1997. Berikutnya pada bulan Juni 2001 dirilis virual PC versi 4.0 yang sudah mendukung sistem operasi Windows. Selanjutnya pada bulan Februari 2003, Microsoft mengambil alih produk virtual PC ini sekaligus merilis produk Virtual Server juga dari Connectix. Versi terbaru dari virtual PC saat ini adalah Virtual PC 2004 untuk sistem operasi Windows yang setara dengan virtual PC untuk Mac OS versi 7.








BAB V
STRUKTUR VIRTUAL MACHINE

 Sekilas Tentang Struktur Virtual Machine
Dalam struktur ini user seakan - akan mempunyai seluruh komputer dengan simulasi atas pemroses yang digunakan. Sistem operasi melakukan simulasi mesin nyata yang digunakan user, mesin virtual ini merupakan tiruan seratus persen atas mesin nyata. 
                          Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMWIf77LAa0UqgPGroOwnnEDJezXCt15aQFGukGeXaF-MnhL7NhhKGRKrUWnfxP0m6-YCgx4skNAeJzmySA_4RVW-_vT5imgALp1lNYdcw76gRxzslbUBZReJgg1G0e7BKiuXhTVfyCJvV/s320/gambar+1.jpg
                 Gambar 1. (a) Non virtual machine (b) Virtual machine
Teknologi ini awalnya digunakan pada IBM S/370. VM/370 menyediakan mesin virtual untuk tiap user dengan membuat mesin virtual baru pada saat user tersebut melakukan log sistem. Kemudian teknik ini berkembang menjadi operating system emulator sehingga sistem operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi lain.
Dalam lingkungan ini terdapat proteksi berbagai sumber daya sistem. Setiap virtual-machine secara lengkap mengisolasi dari semuavirtual-machine yang lain, sehingga tidak ada masalah proteksi. Ada dua pendekatan dalam penyediaan sharing yang diimplementasikan, pertama hal ini memungkinkan share minidisk dan share files. Kedua, memungkinkan pendefinisian jaringan virtual-machine, sehingga dapat mengirim informasi melalui virtual jaringan komunikasi.
Contoh dari pengembangan virtual machine itu sendiri adalah sebagai berikut:
1.  Sistem operasi MS-Windows NT dapat menjalankan aplikasi untuk MS-DOS, OS/2 mode teks dan aplikasi WIN16.
2. IBM mengembangkan WABI untuk meng-emulasikan Win32 API sehingga sistem operasi yang menjalankan WABI dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk MS-Windows.Para pengembang Linux membuat DOSEMU untuk menjalankan aplikas-aplikasi DOS pada sistem operasi Linux, WINE untuk menjalankan aplikasi-aplikasi MS-Windows.
3. VMWare merupakan aplikasi komersial yang meng-abstraksikan perangkat keras intel 80x86 menjadi virtual mesin dan dapat menjalan beberapa sistem operasi lain (guest operating system) di dalam sistem operasi MS-Windos atau Linux (host operating system).VirtualBox merupakan salah satu aplikasi sejenis yang opensource.        

                               Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh95j6IVyuM_imxfbcYhifoRicjvC9ZudshDCArBYvREZ-hJVeVKx3C8C_A345niexsJs1Cp2ocVRF2IvmYYQCL0AsGCOQkc_vn5OMz5SlWu0fyoFBI3vFT15g3W1J57FQ6NIXwhTZR4DN9/s320/gambar2.jpg
                                 Gambar 2. Arsitektur Virtual Machine








BAB VI
Penutup
Demikian makalah tentang virtual machine yang saya dapat bagikan. Yang dimulai dari pemahaman virtual machine sampe ke jenis dan fungsinya.

Konsep Virtual Machine (VM) adalah dengan menggunakan pendekatan lapisan-lapisan (layers) dari sistem komputer. Adapun beberapa hal yang berhubungan dan termasuk dalam vitual machine antara lain vitualisasi penuh dan paruh, IBM VM, VMware, Xen VMM, Java VM dan .NETFramework.

Rabu, 07 Oktober 2015

Tabel Data Frekuensi

DAFTAR ISI



Daftar Isi                                                                                                         1

Bab I Pendahuluan                                                                                          2
            A.Latar Belakang                                                                                2

Bab II Dasar Teori                                                                                          3

            A.Tabel Distribusi Frekuensi                                                              3

            B.Tabel Frekuensi Kelas                                                                     3

            C.Tabel Frekuensi Relatif                                                                   3

            D.Tabel Frekuensi Kumulatif                                                             3

Bab III Isi dan Pembahasan                                                                            4

            A.Data Mentah                                                                                    4

                        1.Tabel Distribusi Frekuensi Kelas                                         4

                        2.Tabel Distribusi Frekuensi Relatif                                        4

                        3.TAbel Distribusi Frekuensi Kumulatif Kurang Dari            5

Bab IV Kesimpulan                                                                                          6

Daftar Pustaka                                                                                                  7
BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Setiap kali kita melakukan kegiatan pengumpulan data statistik,maka pada umumnya kegiatan tersebut akan menghasilkan kumpulan data angka yang keadaanya tidak teratur,berserak dan masih merupakan bahan keterangan yang sifatnya kasar dan mentah. Dikatakan “kasar” atau “mentah”,sebab kumpulan angka dengan kondisi seperti yang disebutkan di atas belum dapat memberikan informasi secara ringkas dan jelas mengenai ciri atau sifat yang dimiliki oleh kumpulan angka-angka tersebut.Oleh karena itu,agar data angka yang telah berhasil dihimpun itu “dapat berbicara” dan dapat memberikan informasi yang berarti,diperlukan adanya tindak lanjut salah satunya adalah Penyajian Data.
Tidak terlepas hubungannya dengan pernyataan di atas,maka salah-satu tugas statistik sebagai ilmu pengetahuan adalah meyajikan atau mendeskripsikan data angka yang telah dikumpulkan menjadi lebih teratur,ringkas,dan lebih dapat memberikan gambaran yang jelas. Salah satu penyajian data adalah tabel. Adanya tabel dapat memudahkan dalam membaca informasi dari data yang disajikan.karena data tersebut telah disusun secara teratur  atau sistematis.
 
BAB II
DASAR TEORI

A.    Table Distribusi Frekuensi (TDF)
Table Distribusi Frekuensi adalah salah satu bentuk penyajian data. Table distribusi frekuensi dibuat agar data yang telah dikumpulkan dalam jumlah yang sangat banyak dapat disajikan dalam bentuk yang jelas dan baik.
Dengan kata lain, table distribusi frekuensi dibuat untuk menyederhanakan bentuk dan jumlah data sehingga ketika disajikan kepada para pembaca dapat dengan mudah dipahami atau dinilai.

B.     Table Frekuensi Kelas
Table frekuensi kelas adalah kelompok nilai datau atau variable dari suatu data acak. Table frekuensi kelas terdiri dari “Interval Kelas” dan “Frekuensi Kelas”.
Interval Kelas adalah selang yang memisahkan kelas yang satu dengan kelas yang lain.
Frekuensi Kelas adalah banyaknya data yang termasuk ke dalam kelas tertentu dari data acak.

C.     Table Frekuensi Relatif
Berisikan nilai-nilai hasil bagi natara frekuensi kelas dan jumlah pengamatan. Distribusi frekuensi relatif menyatakan proporsi data yang berada pada suatu kelas interval, frekuensi relatif kelas didapatkan dengan cara membagi frekuensi dengan total data yang ada dari pengamatan observasi.

D.    Table Frekuensi Kumulatif
Berisikan frekuensi yang dijumlahkan. Frekuensi kumulatif memiliki kurva yang disebut ogif, ada 2 macam distribusi frekuensi kumulatif yaitu “kumulatif kurang dari” dan “kumulatif lebih dari”.

BAB III
ISI DAN PEMBAHASAN

A.    Data Mentah
Data nilai hasil mengerjakan tugas matematika dari 40 taruna/taruni SMK NASIONAL DEPOK , sebagai berikut :
66
75
74
72
79
78
75
75
79
71
75
76
74
73
72
71
74
74
71
70
74
77
73
73
70
74
72
72
80
70
73
67
72
72
75
74
74
68
69
80

1.      Tabel Distribusi Frekuensi Kelas
Interval Nilai
Frekuensi (mutlak)
65 – 67
2
68 – 70
5
71 – 73
13
74 – 76
14
77 – 79
4
80 – 82
2
Jumlah
40
Gambar 1 tabel frekuensi kelas
2.      Table Distibusi Frekuensi Relatif
Frekuensi relative nilai frekuensinya tidak dinyatakan dalam bentuk angka mutlak, melainkan 
dalam bentuk persentase(%). Rumus mencari frekuensi relative adalah :

Maka untuk membuat table distriusi relative (%) adalah dengan mencari frekuensi relative setiap interval kelasnya dulu.
·    



Interval Nilai
Frekuensi (mutlak)
Frekuensi Relative (%)
65 – 67
2
5%
68 – 70
5
12,5%
71 – 73
13
32,5%
74 – 76
14
35%
77 – 79
4
10%
80 – 82
2
5%
Jumlah
40
100%
Gambar 2 tabel frekuensi relative

3.      Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Kurang Dari
Untuk menentukan frekuensi kumulatif kurang dari, menggunakan nilai interval paling kiri (angka mutlak). Lalu dikumulasikan sesuai dengan kategori nilai pada table distribusi frekuensi kumulatif.
Nilai
Frekuensi (mutlak)
Frekuensi Kumulatif (fkum)
≤65
2
0
≤68
5
2
≤71
13
7
≤74
14
20
≤77
4
34
≤80
2
38
≤83
-
40
Gambar 3 tabel frekuensi kumulatif kurang dari


BAB IV

KESIMPULAN

Salah-satu tugas statistik sebagai ilmu pengetahuan adalah meyajikan atau mndeskripsikan data angka yang telah dikumpulkan menjadi lebih teratur,ringkas,dan lebih dapat memberikan gambaran yang jelas. Salah satu penyajian data adalah menggunakan tabel.Dengan adanya data yang disajikan menggunakan tabel, sebuah informasi dapat dipahami dengan mudah tanpa menggunakan kalimat-kalimat penjabaran.Adanya tabel dapat memudahkan dalam membaca informasi dari data yang disajikan karena data tersebut telah disusun secara teratur  atau sistematis
Tabel distribusi frekuensi sendiri terbagi atas lima macam ,yaitu: Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal,Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompokan,Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif, dan Tabel Distribusi Frekuensi Relatif (Tabel Persentase).Berbagai macam penyajian data dalam bentuk tabel ini tidak lain adalah agar data yang telah dikumpulkan dapat lebih tergambarkan dengan jelas dan sistematis.


DAFTAR PUSTAKA

http://andikagz.blogspot.co.id/2014/07/distribusi-frekuensi-relatif-dan.html?m=1
http://zaneta9bp2.blogspot.co.id/p/contoh-tabel-distribusi-frekuensi_2795.html?m=1
http://www.kajianpustaka.com/2014/03/distribusi-frekuensi.html?m=1